
Penulis: Salmon
TVRINews, Kendari
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan seluruh Kepala Satuan Pendidikan tingkat SMA dan SMK dari 17 kabupaten/kota, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, serta insan pers di Kota Kendari. Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara.
Rakor ini digelar sebagai evaluasi atas capaian program pendidikan, baik yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Sultra maupun program nasional. Beberapa program yang dibahas antara lain bantuan revitalisasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, bantuan perlengkapan sekolah, serta program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Rakyat.
Prof. Aris Badara menegaskan, rakor menjadi momen penting untuk mendengar secara langsung laporan capaian dan masukan dari kepala sekolah terkait implementasi program pemerintah daerah maupun pusat.
“Kegiatan ini bagian dari evaluasi capaian pendidikan tahun 2025 sekaligus penguatan program di tahun 2026. Dari masukan seluruh kepala sekolah, kegiatan berjalan baik dan menjadi refleksi untuk perbaikan tahun mendatang,” ujar Aris Badara, Kamis (12/2/2026).
Selain evaluasi, forum ini juga menjadi sarana penyamaan persepsi dalam menjalankan kebijakan pendidikan agar selaras dengan arah pembangunan nasional. Kepala sekolah diingatkan untuk mendukung program daerah sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan strategis nasional.
Tujuh program unggulan Kementerian Pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pendidikan, hingga MBG, Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Rakyat, harus menjadi acuan utama di Sultra.
Melalui rakor ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi lintas satuan pendidikan. Diharapkan sinergi yang terbangun mampu mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih berkeadilan, adaptif, dan berdaya saing tinggi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Editor: Redaksi TVRINews
