Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews - Cirebon
Arus balik Lebaran Idulfitri menyentuh puncaknya di Stasiun Cirebon, Jawa Barat.
Ribuan penumpang memadati stasiun untuk kembali ke kota tujuan masing-masing usai berlibur Lebaran, Rabu 25 Maret 2026.
Kepadatan penumpang kereta api arus balik terlihat jelas di Stasiun Cirebon Kejaksan.
Lonjakan jumlah penumpang bahkan telah mencapai sekitar 13 ribu orang per hari, menandai tingginya mobilitas masyarakat pascalibur Lebaran.
Untuk periode hari ini hingga 29 Maret mendatang, jumlah keberangkatan dari Stasiun Cirebon masih tergolong tinggi.
Rata-rata tercatat sekitar delapan ribu penumpang berangkat setiap harinya menuju berbagai kota tujuan.
Secara nasional, puncak arus balik kereta api telah terjadi pada 24 Maret.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan sejumlah perjalanan tambahan, termasuk kereta fakultatif dengan rute Cirebon–Gambir yang diberangkatkan pada malam hari selama periode arus balik.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa volume penumpang arus balik masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Untuk hari ini dan hingga enam hari ke depan atau sampai 29 Maret, jumlah keberangkatan masih cukup tinggi, rata-rata sekitar 8.000 penumpang per hari,” ujarnya.
KAI juga mengimbau masyarakat yang akan kembali dari kampung halaman untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari.
Selain itu, penumpang diminta memanfaatkan layanan pembelian tiket resmi guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman selama arus balik Lebaran.
Editor: Redaktur TVRINews
