
Penulis: Clifa Patria
TVRINews, Jambi
Penjualan minyak goreng merek Minyakita di pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengalami peningkatan selama bulan Ramadan. Produk ini semakin diminati karena harganya terjangkau dan dinilai lebih higienis dibandingkan minyak goreng curah.
Di Pasar Rakyat Kecamatan Muara Sabak Barat, Minyakita dijual seharga Rp15.700 per kemasan satu liter. Harga tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sejak awal Ramadan, permintaan masyarakat terhadap produk ini terus meningkat untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Salah seorang pedagang, Sukirno, mengatakan harga jual di kiosnya mengikuti ketentuan pemerintah. Ia mendapatkan pasokan langsung dari gudang Bulog Cabang Kuala Tungkal.
“Setiap kali pengambilan kami hanya mendapat jatah 100 kardus. Biasanya stok itu habis sekitar satu setengah bulan, apalagi saat Ramadan permintaan meningkat,”kata Sukirno.
Ia menjelaskan, harga modal dari Bulog sebesar Rp14.500 per liter sehingga margin keuntungan yang diperoleh masih dalam batas wajar sesuai mekanisme distribusi.
Menurut Sukirno, meningkatnya minat warga juga dipengaruhi kualitas Minyakita yang dianggap lebih bersih dibanding minyak curah. Dalam beberapa waktu terakhir, semakin banyak masyarakat beralih menggunakan Minyakita sebagai alternatif minyak goreng yang ekonomis dan dinilai lebih aman.
Dengan harga stabil dan pasokan yang terus diupayakan tersedia, Minyakita kini menjadi salah satu pilihan utama keluarga di Tanjung Jabung Timur untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
Editor: Redaksi TVRINews
