
Penulis: LM. Irfan
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Perum Perum Bulog Cabang Baubau memastikan ketersediaan stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebagai bagian dari tugas menjaga stabilitas pasokan pangan, Kepala Bulog Baubau, Ritno terus memastikan ketersediaan stok bahan pokok agar masyarakat tidak mengalami kekurangan kebutuhan pokok.
Secara keseluruhan, stok beras di wilayah Sulawesi Tenggara saat ini berada pada tingkat yang sangat aman.
"Hingga saat ini, kondisi stok beras di wilayah Sulawesi Tenggara berada pada tingkat yang sangat aman. Secara agregat, total stok beras yang tersedia mencapai sekitar 65 ribu ton," kata Ritno, dikutip Selasa, 10 Maret 2026.
Dengan jumlah tersebut, kata Ritno, pasokan beras diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa waktu ke depan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan beras.
Sementara itu, di gudang Bulog Baubau sendiri masih tersedia sekitar 1.500 ton beras yang siap disalurkan. Stok tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan empat kabupaten dan satu kota yang menjadi wilayah kerja Bulog Baubau.
Selain beras, Bulog juga menyiapkan pasokan minyak goreng bersubsidi Minyakita untuk membantu menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri. Menurutnya, permintaan bahan pangan biasanya meningkat menjelang hari raya.
“Setiap tahun puncak kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan umumnya terjadi sekitar 12 hari menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut aktivitas belanja masyarakat meningkat seiring persiapan menyambut hari raya,” ujar Ritno.
Dalam menjaga stabilitas harga di pasaran, Bulog Baubau juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha pasar. Jika diperlukan, Bulog siap melakukan intervensi pasar guna memastikan harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen tetap stabil sesuai kebijakan pemerintah.
Editor: Redaktur TVRINews
