Penulis: Andri Wijaya
TVRINews, Lewoleba
Sebanyak 30 siswa-siswi Kelas IV SD Negeri Lamahora, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengikuti kelas sekolah alam di halaman LSM Barakat pada Sabtu, 28 Januari 2022.
Anak-anak itu tampak antusias mengikuti kegiatan yang lebih banyak mengeksplor lingkungan sekitar ini.
Kelas ini merupakan implementasi dari program Sekolah Iklim Berjalan (Si Alan), Amplifying Voices For Just Climate Action yang didukung oleh HIVOS Indonesia dan LSM Barakat yang mewakili Koalisi Adaptasi di Kabupaten Lembata.
Guru Kelas IV SDN Lamahora, Dian Herawati, mengatakan di kelas ini, anak-anak belajar tentang pertanian lahan kering di kebun contoh, perubahan iklim dan Muro, sebuah tradisi masyarakat lokal di wilayah Ile Ape dan Lebatukan untuk perlindungan dan konservasi wilayah perairan dan daerah pesisir.
"Program ini sejalan dengan konsep Kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Pemerintah Indonesia. Anak-Anak peserta didik akan merasakan langsung kondisi alam dan lebih dini menyadari pentingnya kelestarian lingkungan melalui program Si Alan ini," kata Dian Herawati, kepada tvrinews.com, Sabtu, 28 Januari 2023.
"Saya berharap anak-anak lebih tahu tentang kondisi lingkungan yang sekarang mereka tinggali khususnya Lembata. Dari situ akan timbul rasa memiliki, rasa menjaga tradisi leluhur," sambungnya.
Sementara itu, Asilitator Si Alan LSM Barakat, Serly Maran, mengatakan anak-anak merupakan kelompok yang tepat untuk mendapatkan pelajaran dengan metode yang menyenangkan, di tengah semakin apatisnya orang dewasa menanggapi isu global perubahan iklim.
Serly menilai anak-anak tampak sangat antusias dan aktif dalam mengikuti pelajaran ini.
"Ternyata mereka punya antusias yang besar untuk belajar perubahan iklim. Ketika kita menjelaskan apa yang terjadi saat ini mereka merespon dengan baik," ujar Serly.
Lebih lanjut, salah satu orang tua siswa bernama Don Werang, menilai kegiatan ini bisa memengaruhi perilaku positif anak-anak mereka saat berada di rumah. Don yang mengikuti semua rangkaian kegiatan ini menyatakan komitmennya untuk mendampingi anak-anak mereka saat berada di rumah.
"Saya kira anak-anak perlu tahu dan kenal Lingkungan alam sejak dini. Kami nanti bisa mengarahkan anak-anak supaya bisa menerapkan apa yang diterima di lapangan seperti ini saat berada di rumah nanti," tutur Don.
Editor: Redaktur TVRINews
