
Penulis: RK Chandra
TVRINews, Pekanbaru
SMP Negeri 46 Pekanbaru meresmikan pemakaian Mushola Baitul Ulum sebagai sarana ibadah baru bagi siswa dan guru di lingkungan sekolah. Peresmian berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh seluruh warga sekolah pada Rabu, 11 Februari 2026.
Pembangunan mushola ini berawal dari keprihatinan pihak sekolah yang melihat para siswa harus melaksanakan salat di teras sekolah karena belum tersedianya fasilitas ibadah yang memadai. Kepala SMP Negeri 46 Pekanbaru, Kazwaini, mengatakan pembangunan mushola tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik.
“Pembangunan mushola ini berawal dari keprihatinan kami melihat anak-anak salat di teras sekolah. Kami ingin mereka memiliki tempat ibadah yang layak, nyaman, dan bisa menjadi pusat pembinaan karakter religius di sekolah,” ujar Kazwaini.
Ia menjelaskan, pembangunan Mushola Baitul Ulum bersumber dari dana swadaya umat yang dihimpun melalui infak guru, siswa, orang tua, komite sekolah, para donatur, serta dukungan kepala SMP se-Kota Pekanbaru dan anggota DPRD Pekanbaru.
“Alhamdulillah, pembangunan ini murni dari kebersamaan. Infak dari guru, siswa, orang tua, komite, hingga para donatur menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat,” tambahnya.
Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Kota Pekanbaru, Sarbaini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif sekolah dalam meningkatkan sarana ibadah secara mandiri.
“Kami sangat mengapresiasi langkah SMPN 46 Pekanbaru yang berinisiatif membangun mushola melalui swadaya. Ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berakhlak,” kata Sarbaini.
Dukungan senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Pekanbaru, Ahmad Faisal Reza. Ia menilai fasilitas ibadah di sekolah memiliki peran vital dalam pengembangan spiritualitas siswa.
“Fasilitas ibadah di sekolah sangat penting untuk mendukung pembinaan moral dan spiritual siswa. Kami berharap mushola ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi pusat kegiatan keagamaan di sekolah,” ujarnya.
Kegiatan peresmian ditutup dengan penampilan sholawat oleh siswa-siswi Rohis SMPN 46 Pekanbaru, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan tirai sebagai tanda resmi digunakannya Mushola Baitul Ulum.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, Camat Tuah Madani, Danramil 06/Sukajadi, perwakilan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, serta para kepala sekolah dan orang tua murid. Dengan hadirnya mushola ini, diharapkan kegiatan ibadah di lingkungan sekolah dapat berlangsung lebih nyaman serta memperkuat pembentukan karakter religius siswa.
Editor: Redaktur TVRINews
