
Penulis: Dodi Kurniawan
TVRINews, Medan
Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa, meninjau langsung proses pembakaran sampah menggunakan alat insinerator di Bengrah I Medan. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga melihat proses produksi paving block dan genteng yang memanfaatkan limbah hasil pembakaran.
Pangdam menjelaskan bahwa insinerator tersebut merupakan alat pembakar sampah yang tidak menghasilkan asap. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh persoalan sampah yang terus menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga diperlukan solusi konkret untuk menekan volume sampah langsung dari sumbernya.
"Kodam I/BB berinisiatif agar ke depan setiap satuan dilengkapi insinerator sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada TPA. Alat tersebut menggunakan bahan bakar gas dengan suhu pembakaran mencapai hingga 1.000 derajat Celcius," ucap Pangdam dalam keterangan yang dikutip Selasa, 24 Februari 2026.
Insinerator ini tidak hanya berfungsi sebagai pembakar sampah saja, namun limbah hasil pembakaran juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan bahan paving block dan genteng.
"Abu hasil pembakaran kemudian dimanfaatkan sebagai campuran bahan pembuatan paving block dan genteng. Program ini direncanakan diterapkan di satuan-satuan Yon TP guna mendukung kebutuhan internal sekaligus meningkatkan kemandirian satuan," katanya.
Selain menyaksikan proses pembakaran, Pangdam I/BB juga melihat secara langsung tahapan produksi paving block serta pencetakan genteng yang dikerjakan oleh prajurit Paldam I/BB.
Editor: Redaktur TVRINews
