
Dinkes Muaro Jambi Keluarkan Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan Mpox
Penulis: Azam Afnan
TVRINews Jambi
Walaupun sampai saat ini, pasien yang terpapar cacar monyet atau Mpox belum ditemukan, Namun Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi telah mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. Terlebih, saat ini di Pulau Sumatera telah ditemukan kasus Mpox.
Untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut, Dinkes telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Cacar Monyet bagi seluruh Puskesmas di Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam surat edaran tersebut disampaikan, seluruh Tenaga Kesehatan dapat memantau dan melaporkan temuan kasus kepada Dinkes. Kemudian, menyebarluaskan informasi tentang cacar monyet kepada Masyarakat.
”Untuk resiko kematian pasien yang terpapar cacar monyet yakni 3 sampai 6 persen. Sedangkan gejala pasien cacar monyet, diantaranya pembengkakan kelenjar getah bening kemudian munculnya ruam pada kulit yang biasanya terjadi satu hingga tiga hari setelah mengalami demam,” jelas Kadinkes Muaro Jambi Afif Udin, Selasa, 10 September 2024.
Afif juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Kesehatan, baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit.
“Apabila menemukan kasus cacar monyet dapat melakukan penanganan secara khusus atau isolasi,” ucapnya
Kemudian, memastikan makanan yang dikonsumsi benar benar bersih dan diberikan banyak Vitamin agar antibodi pasien yang bergejala dapat terjaga.
Baca Juga: Ekspor-Impor di PLBN Mota’ain Dimulai Lagi, Usai Kunjungan Paus Fransiskus di Timor Leste
Editor: Redaktur TVRINews
