
Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Empat bocah perempuan yang tengah bermain usai jalan-jalan pagi dilaporkan terperosok ke dalam Waduk Balongganggang, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa, 17 Februari 2026 kemarin. Tiga anak ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya berhasil diselamatkan warga.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 06.55 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat korban merupakan siswi sekolah dasar yang sebelumnya berada di sekitar waduk sejak pukul 05.00 WIB.
Rendy, warga setempat yang turut melakukan pencarian, menuturkan proses evakuasi berlangsung dramatis. Ia bersama warga lain harus menyelam berulang kali karena tubuh para korban tidak terlihat di permukaan.

“Kami menyelam sampai tiga kali. Posisi korban sudah di dasar dan tidak tampak dari atas. Setelah terlihat, langsung kami angkat. Sempat dilakukan pertolongan, tapi tiga anak tidak bisa diselamatkan,” ujar Rendy kutip Rabu, 18 Februari 2026
Sementara itu, Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch. Sokep, menjelaskan sebelum kejadian anak-anak tersebut sempat diingatkan perangkat desa agar tidak bermain terlalu dekat dengan bibir waduk. Saat itu mereka terlihat berjalan di tepi waduk dan berfoto bersama.
Namun kondisi tepian yang licin diduga membuat keempatnya terpeleset hingga jatuh ke dalam air. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan.
“Satu anak berhasil diselamatkan warga dalam keadaan selamat. Tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” terang Kapolsek.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian bersama perangkat desa memasang spanduk imbauan di sekitar lokasi. Orang tua diminta lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang memiliki potensi bahaya.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak, khususnya di tempat-tempat berisiko seperti waduk,” pungkasnya.
Adapun tiga korban meninggal masing-masing berinisial NR (13), RZH (9), dan UK (6). Sementara satu korban selamat saat ini tengah mendapatkan perawatan dan pendampingan.
Editor: Redaksi TVRINews
