
Penulis: Toni Triyadi
TVRINews - Karawang
Kemacetan masih menjadi persoalan utama di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Pada Kamis, 19 Maret 2026 atau H-2 jelang Lebaran, arus lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek terpantau padat merayap, terutama di pertemuan Tol Layang MBZ dan tol bawah KM 48.
Kepadatan arus mudik di ruas Tol Jakarta–Cikampek ini sudah terjadi sejak Rabu malam dan masih berlangsung hingga Kamis.
Ribuan kendaraan yang didominasi mobil pribadi bergerak lambat menuju arah Cikampek.

Kepadatan terjadi akibat bertemunya arus kendaraan dari Tol Layang Mohammad Bin Zayed (MBZ) dengan jalur tol bawah. Laju kendaraan pun melambat dengan kecepatan berkisar 10 hingga 20 kilometer per jam.
Kondisi ini diperparah masih adanya truk besar yang melintas, serta pemudik yang berhenti di bahu jalan untuk beristirahat, sehingga menambah hambatan di jalur utama. Sebagian pengendara juga terlihat turun dari kendaraan untuk memantau kondisi lalu lintas.
Sementara itu, pemberlakuan contraflow hingga dua lajur belum mampu mengurai kemacetan. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan mulai KM 36 hingga KM 70 menuju Gerbang Tol Cikampek Utama.
Petugas mengimbau pemudik agar tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Puncak arus mudik diprediksi masih akan terjadi hingga malam hari, sehingga pemudik diminta tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan perjalanan.
Editor: Redaksi TVRINews
