
Penulis: Arina Iriyanan
TVRINews, Manokwari
Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Barat memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah tetap berjalan normal selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Pelaksanaan program MBG tetap dilakukan pada hari-hari sekolah, dimulai pukul 08.00 WIT hingga jam istirahat pertama. Meski berjalan seperti biasa, terdapat sejumlah penyesuaian teknis yang dilakukan guna menghormati peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
Koordinator BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, menjelaskan bahwa jadwal distribusi tidak mengalami perubahan demi menjaga kualitas serta kandungan gizi makanan yang diberikan kepada siswa.
“Jadwal distribusi tidak mengalami perubahan, tetap dilakukan pada pagi hari guna menjaga kualitas dan kandungan gizi makanan,” ujar Erika Vionita Werinussa, pada Senin 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, dalam rangka menghormati siswa yang menjalankan ibadah puasa, BGN membedakan bentuk makanan yang disalurkan.
“Untuk menghormati peserta didik yang menjalankan ibadah puasa, MBG disalurkan dalam dua bentuk, yakni ompreng bagi siswa non-Muslim, sedangkan siswa Muslim diberikan makanan kering,” jelasnya.
Erika menambahkan, dalam pelaksanaannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih banyak melayani penyaluran makanan dalam bentuk ompreng. Saat ini terdapat 11 dapur yang memproduksi makanan ompreng dan 19 dapur yang memproduksi makanan kering.
Ia juga menyebutkan bahwa banyak sekolah di Papua Barat tetap menerima MBG secara normal. Hal ini dikarenakan di Papua Barat terdapat banyak sekolah negeri maupun sekolah di bawah yayasan pendidikan Kristen.
BGN Papua Barat memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal selama Ramadan dengan sejumlah penyesuaian teknis. Langkah ini dilakukan untuk menjaga asupan gizi dan kesehatan para siswa, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.
Editor: Redaktur TVRINews
