
Penulis: Adim Muchtadim
TVRINews, Kota Cilegon
Pemerintah Kota Cilegon, melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mensuplay 300 ton sampah per harinya ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang. Langkah ini dilakukan untuk mendukung program percepatan implementasi Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat.
Diketahui, Kota Cilegon tergabung dalam Tim Serang Raya bersama Kota Serang dan Kabupaten Serang untuk mensuplay sampah yang nantinya akan diolah di dalam sistem Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berlokasi di TPSA Cilowong Kota Serang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan bahwa target ini dinilai realistis karena volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung rata-rata mencapai sekitar 310 ton per harinya.
"Diperkirakan dari volume sampai dengan 300 ton itu Pemkot Cilegon itu membutuhkan sekitar 64 kendaraan, ini nanti akan diusahakan penambahan dari armada yang ada di anggaran 2027 dan 2028,” jelas Sabri, dikutip Sabtu, 4 April 2026.
Sabri juga menjelaskan bahwa keikutsertaan Kota Cilegon dalam program ini memberikan sejumlah manfaat yakni dapat mengurangi beban volume sampah di TPSA Bagendung hingga memperpanjang masa operasional tempat pembuangan akhir.
Sementara itu melalui program ini diharapkan tidak hanya mengatasi persoalan lingkungan, akan tetapi juga mampu mengubah sampah menjadi sumber energi listrik bagi masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
