
Penulis: Arie Vidya
TVRINews, Banjarmasin
Autisme masih kerap tidak disadari oleh masyarakat karena gejalanya sering muncul secara bertahap. Kondisi ini merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi perilaku, komunikasi, serta interaksi sosial akibat adanya gangguan pada sistem saraf otak.
Salah satu tanda yang umum terlihat adalah kurangnya respons saat diajak berkomunikasi, serta keterlambatan bicara atau speech delay. Gejala ini biasanya mulai tampak sejak usia dua tahun bagi masyarakat umum, bahkan bisa dikenali lebih dini sekitar usia satu tahun oleh mereka yang sudah memahami karakteristik autisme.
Dalam perkembangannya, anak dengan autisme cenderung menyukai pola yang teratur, rapi, dan berulang. Mereka juga sering menunjukkan preferensi terhadap rutinitas tertentu.
Secara umum, autisme dibedakan menjadi dua jenis, yakni autis murni yang berkaitan dengan faktor genetik atau kondisi selama kehamilan, serta autis yang dipengaruhi faktor lingkungan seperti paparan gawai berlebihan pada anak.
Dalam momentum Hari Peduli Autisme Sedunia, para orang tua diingatkan untuk tetap optimistis dan aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Salah satu terapis dari Klinik Boo Bee Banjarmasin, Debby Meiriska, menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan stimulasi yang tepat.
“Buat para orangtua yang memiliki anak autis, tetap semangat, tetap membersamai anak-anak, berikan stimulasi yang terbaik. Jangan pernah merasa sendiri karena kita punya orang-orang yang bisa mendukung orangtua yang memiliki anak autis supaya bisa memberikan stimulasi yang terbaik,” ungkap Debby Meiriska, Kamis, 2 April 2026.
Autisme bukanlah kondisi yang perlu disembunyikan. Penanganan sejak dini menjadi kunci penting agar anak dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Di balik tantangan dalam komunikasi sosial, banyak individu dengan autisme yang justru memiliki keunggulan di berbagai bidang, seperti seni, matematika, hingga teknologi. Dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat tumbuh dan berkontribusi secara positif di masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
