
Penulis: Salmon
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk merehabilitasi sejumlah pelabuhan penyeberangan pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan pelayanan angkutan laut di bawah kepemimpinan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Program rehabilitasi tersebut akan dijalankan melalui Dinas Perhubungan Sultra dengan fokus pada perbaikan infrastruktur utama di pelabuhan-pelabuhan strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara, Muhammad Rajulan, menjelaskan bahwa alokasi anggaran Rp30 miliar difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sultra.

"Alokasi anggaran sebesar Rp30 miliar akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur utama di sejumlah pelabuhan penyeberangan yang dinilai memiliki peran strategis," ujar Rajulan, dikutip Selasa, 3 Maret 2026.
Ia merinci, pelabuhan yang akan direhabilitasi meliputi:
- Pelabuhan Penyeberangan Baubau
- Pelabuhan Penyeberangan Amolengo
- Pelabuhan Penyeberangan Torobulu
Ketiga pelabuhan tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara.
Rajulan menambahkan, rehabilitasi tidak akan berhenti pada tiga pelabuhan tersebut. Pemerintah provinsi memastikan secara bertahap seluruh pelabuhan penyeberangan dan terminal yang dikelola Dinas Perhubungan akan mendapatkan perbaikan.
Dengan program ini, Pemprov Sultra berharap pelayanan di pelabuhan penyeberangan menjadi lebih optimal, aman, dan nyaman.
Peningkatan kualitas infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu mendorong kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektivitas yang lebih baik.
Editor: Redaksi TVRINews
