
Penulis: Muhammad Aswan
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas mudik mulai meningkat di berbagai wilayah. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus mengingatkan pentingnya keselamatan selama arus mudik dan arus balik, khususnya bagi pemudik yang melakukan perjalanan darat.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Tenggara, Nur Akbar, mengungkapkan bahwa pada periode mudik tahun 2025 lalu, pihaknya telah menyalurkan santunan kecelakaan hingga mencapai sekitar Rp2 miliar.
"Melihat besarnya santunan tahun lalu, kami berharap pada mudik tahun ini masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam perjalanan," ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum resmi yang berada di bawah pengawasan Dinas Perhubungan serta membeli tiket melalui loket resmi guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Selain itu, pemudik diminta tidak memaksakan diri untuk berangkat apabila kapasitas kendaraan telah melebihi batas (over capacity), karena hal tersebut dapat meningkatkan potensi kecelakaan.
Jasa Raharja juga mengingatkan pemudik agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
Langkah-langkah tersebut dinilai penting guna menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga tiba di tujuan.
Editor: Redaktur TVRINews
