
Foto: Peserta retret gelombang kedua di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor (TVRINews/Nirmala Hanifah)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jatinangor
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan jika saat jam kosong peserta retret gelombang kedua tidak boleh keluar dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor tidak diperkenankan meninggalkan lingkungan kampus, bahkan saat jam kosong.
"Peserta tidak boleh sama sekali keluar sampai seluruh rangkaian retret selesai. Kami melihat kedisiplinan yang tinggi. Tidak ada yang mencoba keluar atau meminta izin keluar, bahkan tidak ada yang memesan makanan dari luar," ujar kepada awak media pada Selasa, 24 Juni 2025.
Ia menjelaskan bahwa pada gelombang pertama sempat ditemukan beberapa peserta yang merasa jenuh dengan makanan yang disediakan, namun pada gelombang kedua ini hal tersebut tidak terlihat.
Sebagai alternatif, panitia menghadirkan food truck yang siaga di dua titik strategis, yakni di depan media center dan depan asrama peserta.
"Di sana tersedia kuliner lokal, oleh-oleh, kopi lokal, es teller, wajik, dan berbagai kudapan lainnya yang cukup diminati oleh peserta," tambahnya.
Terkait kondisi kesehatan peserta, ia memastikan bahwa semuanya dalam keadaan baik dan terus dimonitor oleh tim kesehatan.
Meski tidak ada keluhan yang berarti, peserta dengan tanda khusus seperti pita atau gelang merah tetap mendapat pengawasan lebih intensif.
"Kita terus monitor. Sejauh ini tidak ada keluhan, tetapi mereka yang berpita atau bergelang merah tetap kita awasi lebih ketat sebagai langkah antisipasi," jelasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
