
Kisah Inspiratif, Pasutri Tuban Menabung Uang Receh 11 Tahun Demi Daftar Haji
Penulis: Heri Setiawan
TVRINews, Tuban
Siapa sangka, uang receh yang kerap dianggap sepele justru mampu mengantarkan seseorang selangkah lebih dekat ke Tanah Suci. Itulah yang dialami sepasang suami istri asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang mendaftar haji dengan membawa 13 kaleng berisi uang koin pecahan seribu rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu bank di Kabupaten Tuban. Sejak pagi hari, pasangan ini sudah datang dan langsung menarik perhatian.

Bukan koper atau map dokumen yang mereka bawa, melainkan belasan kaleng biskuit berisi uang recehan yang diangkut menggunakan mobil pikap.
Pasangan suami istri itu adalah Moh. Nasrudin, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, bersama istrinya. Nasrudin tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan menjadi nasabah pertama yang mengambil antrean hari itu.
Petugas keamanan serta karyawan bank turut membantu menurunkan dan menata kaleng-kaleng berisi koin.
Proses penghitungan uang memakan waktu cukup lama hingga berjam-jam. Dari hasil penghitungan sementara, total tabungan pasangan ini diperkirakan mencapai hampir Rp55 juta, bahkan mendekati Rp60 juta.
Seluruh uang tersebut merupakan hasil tabungan selama kurang lebih 11 tahun 35 hari.

Sehari-hari, Nasrudin bekerja di pasar. Dari penghasilannya, ia dan sang istri secara rutin menyisihkan uang receh sedikit demi sedikit. Kebiasaan menabung itu bermula dari pengalaman sederhana saat Nasrudin menemukan koin seribu rupiah di jalan.
Dari situlah muncul keyakinan bahwa uang kecil jika dikumpulkan secara konsisten akan menjadi jumlah yang besar.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa mendaftar haji dari uang koin yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi warga Tuban lainnya, bahwa menabung meski kecil asal rutin, insyaallah bisa tercapai,” ujar Nasrudin.
Ia menambahkan, uang koin yang dikumpulkan selama bertahun-tahun tersebut tersimpan dalam 13 kaleng. Menurutnya, kegigihan dan kesabaran menjadi kunci utama dalam mewujudkan niat suci untuk menunaikan ibadah haji.
Kisah pasangan asal Tuban ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan niat kuat mampu mengubah uang receh menjadi jalan menuju impian besar.
Editor: Redaksi TVRINews
