Penulis: Sunarto
TVRINews, Jember
Sebuah truk bermuatan berat olahan daging ayam terguling setelah menabrak mobil Toyota Rush di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada Kamis, 7 November 2024 pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Peristiwa terjadi tepatnya di perempatan lampu merah Batalyon 515 Tanggul tiba-tiba mobil totoya dengan Nopol DK 1524 MQ yang dikemudikan I Nyoman Sudarman, Warga Nusa Penida, Bali datang dari arah selatan nylenong memotong jalan penghubung Jember - Lumajang hingga akhirnya kecelakaan tak dapat terhindarkan.
Kerasnya benturan membuat truk bernomor Polisi L 9816 AL yang diketahui dikemudikan MIftahudin Warga kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang terguling dan muatannya pun berserakan di tengah jalan, sedangkan mobil toyota rush mengalami rusak berat pada bagian depannya.
Yasin, saksi mata saat melihat kejadian laka lantas peristiwa ini bermula ketika truk bermuatan berat olahan daging ayam melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi, begitu pula dengan mobil.
“Kejadiannya cepat sekali dan keduanya sama-sama dalam kecepatan tinggi, ya beruntung tidak ada korban jiwa. Tapi muatan truk yakni daging ayam berhamburan dan mobil rush mengalami kerusakan sangat parah di bagian depan,” ujar Yasin
beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pengemudi kedua mobil yang terlibat kecelakaan maupun penumpangnya selamat meski kondisi mobil rusak berat.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Ahmad Fahmi mengatakan Insiden kecelakaan diduga akibat pengemudi mobil rush mendadak memotong jalan penghubung Jember-Lumajang.
“Diduga memang pengemudi kendaraan toyota rush tidak menguasai medan hingga menyebabkan kecelakaan ini. Tidak ada korban jiwa baik dari pengemudi Truk maupun pengendaraa rush dan penumpang yang ada di dalamnya ,kini kita terus mendalami peristiwa ini,“ kata Ahmad Fahmi.
Pihak Kepolisian Unit Gakum dan Polsek Tanggul bersama Warga langsung melakukan upaya evakuasi dua kendaraan agar arus lalu lintas dari arah Lumajang dapat kembali normal.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun insiden kecelakaan ini menyebabkan kerugian materil hingga mencapai puluhan juta rupiah.
Editor: Redaktur TVRINews
