
Writer: Bilal Hardiansyah
TVRINews, Kabupaten Serang
Kondisi memprihatinkan terjadi di dunia pendidikan di Kabupaten Serang. Sebanyak tiga ruang kelas di SMP Negeri 2 Tirtayasa mengalami kerusakan serius dan dinilai membahayakan keselamatan siswa.
Kerusakan terlihat pada dinding bangunan yang retak serta atap yang mulai berlubang dan rapuh. Kondisi ini membuat aktivitas belajar mengajar menjadi tidak nyaman, bahkan memicu kekhawatiran akan potensi ambruk, terutama saat terjadi angin kencang atau gempa.
Para siswa terpaksa tetap menggunakan ruang kelas tersebut meski berada dalam kondisi yang tidak layak. Situasi ini pun menjadi perhatian pihak sekolah karena berisiko menimbulkan kecelakaan.
Kepala SMP Negeri 2 Tirtayasa, Ahmad Jahar, mengungkapkan bahwa bangunan sekolah tersebut telah digunakan sejak 2009 dan belum pernah mendapatkan renovasi hingga saat ini.
“Gedung ini dipakai sejak tahun 2009, sampai sekarang belum dapat bantuan. Dulu siswanya masih sedikit, tapi tahun ini sudah mencapai sekitar 140 siswa. Kami berharap sekarang ada bantuan perbaikan,” ujarnya.
Menurut Ahmad, peningkatan jumlah siswa setiap tahun tidak diimbangi dengan kondisi sarana prasarana yang memadai. Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan melakukan renovasi, mengingat ruang kelas yang rusak sudah tidak layak digunakan.
Pihak sekolah khawatir jika tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah dan berpotensi mengancam keselamatan siswa serta tenaga pengajar.
Editor: Redaktur TVRINews
