Penulis: Lina Sim
TVRINews, Roma
Prosesi konklaf pemilihan paus baru akan digelar Besok (7/5/2025). Total 133 kardinal dari seluruh dunia yang memiliki hak suara telah tiba di Roma, Italia.
Ratusan kardinal itu akan dikumpulkan secara rahasia di Kapel Sistina pada Rabu (7/5) sore. Di lokasi itu, 133 kardinal ini akan memberikan suara hingga terpilihnya paus baru menggantikan Paus Fransiskus. Ratusan kardinal itu berasal dari 70 negara dari lima benua. Ada dua kardinal yang absen pada konklaf kali ini karena alasan kesehatan.
Konklaf ini diadakan menyusul wafatnya Paus Fransiskus bulan lalu, dan akan melibatkan kardinal berusia di bawah 80 tahun yang berhak memilih dan dipilih sebagai paus.
Dari 252 kardinal yang berasal dari 90 negara, sebanyak 135 kardinal memenuhi kriteria sebagai kardinal elektor, termasuk kardinal Ignatius Suharyo dari Indonesia.
Sebagian besar kardinal elektor ini, yakni sekitar 110, dipilih oleh Paus Fransiskus selama masa kepemimpinannya yang berlangsung 12 tahun.
Dalam pemilihan paus nanti, seorang kardinal dapat terpilih sebagai paus jika memperoleh dua pertiga suara dari jumlah kardinal elektor yang hadir.
Pada hari pertama konklaf, pemungutan suara hanya dilakukan sekali pada sore hari. Jika pada sesi pertama belum ada keputusan, pemungutan suara akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Pada hari-hari berikutnya, dua sesi pemungutan suara dilakukan di pagi dan sore hari. Setelah penghitungan suara, surat suara akan dibakar, dan asap yang keluar dari cerobong kapel sistina akan memberikan petunjuk.
Asap hitam menandakan bahwa keputusan belum tercapai, sedangkan asap putih menandakan paus baru telah terpilih.
Sebelumnya, konklaf sempat diadakan di beberapa tempat lain seperti Viterbo di Italia dan Avignon di Perancis, serta di Roma, tetapi tidak di Kapel Sistina, melainkan di Kompleks Basilika Lateran.
Dengan dimulainya persiapan konklaf ini, perhatian dunia kini tertuju pada Vatikan untuk menyaksikan proses pemilihan paus pengganti Paus Fransiskus, yang meninggal pada 21 april 2025 dan dimakamkan pada sabtu (26/4/2025) di Basilika Santa Maria Maggiore.
Baca Juga: Sheinbaum Tolak Tentara AS: Akankah Trump Nekat Menyerbu Meksiko?
Editor: Redaktur TVRINews
