Penulis: M. Ilham Ari Putra
TVRINews, Tanjungpinang
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mematangkan program strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis hasil laut.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antarlembaga dan koordinasi lintas sektor yang terintegrasi.
Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat pesisir dinilai menjadi faktor krusial agar manfaat jangka panjang program dapat dipahami secara luas.
"Kunci keberhasilan program ini terletak pada sinergi antar perangkat daerah serta koordinasi lintas sektor. Sosialisasi yang efektif kepada masyarakat juga menjadi faktor penting agar manfaat jangka panjang program ini dapat dipahami dan dirasakan secara luas," ujar Zulhidayat, Kamis, 23 April 2026.
Pemkot Tanjungpinang telah menetapkan lima lokasi sasaran yang sebelumnya telah disurvei langsung oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Kelima wilayah tersebut meliputi Kelurahan Senggarang, Kampung Bugis, Pulau Dompak, Sei Jang, dan Tanjungpinang Timur.
Dari lima titik tersebut, perhatian khusus diberikan pada Kelurahan Senggarang yang diproyeksikan menjadi pilot project atau percontohan Kampung Nelayan Merah Putih. Kawasan ini ditargetkan berkembang menjadi kampung nelayan yang maju, modern, dan berkelanjutan.
Program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga diarahkan untuk mendorong nelayan lokal "naik kelas".
Melalui program ini, pemerintah berharap sektor ekonomi pesisir semakin berkembang, termasuk memperluas pemasaran produk olahan kuliner berbasis hasil laut yang menjadi potensi unggulan masyarakat setempat.
Dengan pendekatan terpadu dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Kampung Nelayan Merah Putih di Tanjungpinang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.
Editor: Redaktur TVRINews
