
Foto: Ilustrasi borgol (Pixabay)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Yahukimo
Aparat gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo menangkap Iron Heluka, sosok yang disebut sebagai anggota aktif Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, Batalyon Sisibia. Ia ditangkap ketika tengah membakar lapak gorengan di kawasan Ruko Blok C, Distrik Dekai, Jumat, 28 November 2025 kemarin.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan jika kejadian ini berawal saat pihak kepolisian mendapatkan informasi dari warga mengenai keributan di Jalur 1, tepat di depan Pangkalan 88, menjadi awal operasi.
“Saat personel tiba, api sudah membesar di salah satu lapak. Tiga orang terlihat di lokasi, dua langsung lari, sementara satu yang tersisa Iron Heluka diamankan tanpa perlawanan berarti,” kata dia
Lalu, pihak kepolisian membawanya ke Polres Yahukimo untuk diperiksa lebih jauh. Dari penyidikan awal, Iron Heluka mengaku tergabung dengan KKB sejak Mei 2025.
“Kelompoknya disebut memiliki anggota sekitar 15 orang dan persenjataan berupa lima senjata laras panjang rakitan. Namun, temuan penyidik tidak berhenti di situ,” ucapnya
Polisi mengungkap Iron Heluka terlibat dalam serangkaian aksi kriminal yang mengguncang Yahukimo. Salah satunya adalah pembakaran Gedung Samsat Yahukimo pada 12 September 2025, yang ia lakukan bersama dua anggota lainnya, JP dan RS.
“Dalam kasus lain, Iron disebut berperan sebagai pengawas dalam aksi penyerangan yang menewaskan Bahar bin Saleh sebelum ia melarikan diri dari lokasi,” bebernya
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang-barang yang dibawa Iron Heluka, antara lain satu handphone Vivo Y28 berwarna merah muda, dua korek api, sebuah topi rasta, dan tas noken bermotif bintang kejora.
Tak hanya itu, ia menilai penangkapan ini membuka ruang penting bagi aparat untuk menelusuri pola gerakan KKB di Yahukimo.
“Ini langkah strategis. Kita ingin memastikan masyarakat tidak lagi menjadi sasaran teror. Penegakan hukum terus berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengatakan respon cepat personel di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan operasi.
“Begitu laporan warga masuk, personel langsung turun dan berhasil mengamankan satu pelaku yang memiliki rekam jejak kriminal panjang. Ini bagian dari komitmen kami menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo,” katanya.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap pergerakan kelompok tempat Iron Heluka bernaung, sekaligus meminta dukungan masyarakat untuk melaporkan aktivitas yang dinilai mengganggu keamanan.
Editor: Redaktur TVRINews
