
Penulis: Edi Kusnadi
TVRINews, Jambi
Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sarolangun menyebabkan kerusakan serius terhadap belasan unit rumah warga. Sejumlah rumah dilaporkan hanyut dan mengalami kerusakan berat, terutama di Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Batin Delapan.
Dampak banjir tidak hanya merusak tempat tinggal warga, tetapi juga menghancurkan barang-barang rumah tangga serta mengganggu akses air bersih.

Berdasarkan data sementara, tercatat rumah warga mengalami kerusakan mulai dari ringan, sedang, hingga berat, bahkan ada yang hanyut terbawa arus.
Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, menyampaikan berdasarkan data dari Dinas Perkim, BPBD, serta laporan camat dan kepala desa, jumlah rumah rusak berat mencapai 18 unit yang tersebar di 13 desa di Kecamatan Batang Asai.

“Kerusakan berat meliputi rumah yang hanyut hingga roboh. Selain itu, terdapat satu unit rumah rusak sedang dan 365 unit rumah rusak ringan, dengan total warga terdampak mencapai 390 kepala keluarga,” ujar Gerry, dikutip Rabu, 29 April 2026.
Ia menambahkan, di Kecamatan Batin Delapan terdapat satu unit rumah warga di Desa Tanjung Gagak yang hanyut dan hanya menyisakan lantai serta pondasi bangunan.
“Jumlah warga terdampak di wilayah Kecamatan Batin Delapan mencapai 1.430 jiwa yang tersebar di delapan desa,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui tim gabungan terus melakukan pendataan lanjutan guna memastikan keakuratan data, sekaligus menyiapkan langkah strategis dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
Editor: Redaksi TVRINews
