Penulis: Angga
TVRINews, Lampung
Pihak Rumah Sakit Mitra (RS) Mulia Husada Bandar Jaya Lampung Tengah, menyampaikan penanganan pasien telah sesuai standar prosedur, usai dilaporkan keluarga pasien ke polisi, atas dugaan kelalaian petugas kesehatan hingga menyebabkan pasien meninggal dunia.
Direktur RS Mitra Mulia Husada Bandar Jaya, Gani Tahorin membantah adanya dugaan kelalaian petugas kesehatan hingga menyebabkan pasien atas nama Sutiyem warga Kecamatan Mesuji meninggal dunia.
Baca Juga: Karena Sakit dan sudah Lansia, 6 Jemaah Haji Asal Lampung Meninggal di Tanah Suci
Peristiwa itu terjadi pada April 2024 lalu. Seorang pasien diduga meninggal akibat kelalaian petugas RS Mitra Mulia Husada.
Gani menyebut pasien meninggal saat sedang dilakukan rujukan ke RS Yukum Medical Center untuk dilakukan ct scan, namun kondisi pasien memburuk hingga meninggal dunia.
“Posisi pasien meninggal bukan di Rumah Sakit Mitra Mulia Husada, pasien meninggal pada saat proses pemeriksaan ct scan maka dari itu perlulah yang namanya rekam medis perlu pengecekan lebih lanjut tapi kalo bisa dibilang pasien ini perburukan ya memang perburukan karena satu, posisi DSS. DSS itu sudah jelas perburukan ditambah pasiennya itu penurunan kesadaran ditambah lagi ada pembengkakan jantung, ada infeksi paru-paru, ditambah lagi kecurigaan awal ada pendarahan di kepala tadi," kata Gani, Senin, 24 Juni 2024.
Baca Juga: Polresta Malang Kota Gelar Simulasi Pengamanan Pilgub dan Pilwali
Sementara itu, Kuasa Hukum RS Mitra Mulia Husada, Goenawan Prohantono menyampaikan bahwa klien nya telah melakukan berbagai upaya untuk mengklarifikasi kasus tersebut, salah satunya dengan melakukan mediasi kepada pihak keluarga. Namun saat ini kasus telah dilaporkan ke Mapolres dan pihaknya akan kooperatif memenuhi panggilan Kepolisian dan mengikuti proses hukum.
“Kami sebagai yang tadi saya bilang warga negara yang baik sekaligus institusi kesehatan yang baik, kami tetap lakukan hal-hal yang diminta oleh teman-teman dari penyidik Polres Lampung Tengah. Jadi kami hadir, kami dampingi nakes kita, kami dampingi karyawan kita semuanya dimintai keterangan sudah kami jalankan dan kami akan tetap patuh dan kita akan tetap membantu proses penyelidikan yang dilakukan teman-teman yang ada di Polres," ucap Goenawan.
Editor: Redaktur TVRINews
