TVRINews, Banjarmasin
Satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga Menengah Pertama di Kota Banjarmasin kembali menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Meski kembali berada di sekolah, jam pembelajaran untuk para siswa berkurang, termasuk penundaan kegiatan di luar kelas.
Setelah sempat menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama sekitar lima hari, pelajar PAUD hingga Menengah Pertama di Kota Banjarmasin kembali masuk bersekolah. Salah satunya, SMPN 6 Kota Banjarmasin.
Baca Juga: Oknum Mantan Polisi, Ditangkap Kasus Narkoba
“SMPN 6 Banjarmasin hari ini melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas pertama, kita memulainya dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang, jadi kegiatan ekstrakurikuler setelah jam 12 siang sementara juga ditiadakan,” kata Aminsyah selaku Kepala SMPN 6 Banjarmasin, Senin, 9 Oktober 2023.
Pihak sekolah menyebutkan penerapan PTM ini bersifat terbatas sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan. Selain mengurangi jam pembelajaran, aktivitas di luar kelas seperti upacara dan ekstrakurikuler sementara waktu terpaksa ditunda.
Para siswa juga diwajibkan untuk mengenakan masker selama berada di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi ancaman kesehatan akibat kabut asap yang masih menyelimuti Kota Seribu Sungai.
Pembelajaran tatap muka terbatas ini akan masih diterapkan selama beberapa hari hingga menunggu kebijakan terbaru dari Dinas Pendidikan.
Pihak sekolah berharap kabut asap akibat kebakaran lahan bisa segera berakhir sehingga siswa bisa mengikuti proses belajar dengan kondisi normal.
Baca Juga: Antisipasi Dampak El Nino Warga di Simeulue Tanam Mangrove










