TVRINews, Kabupaten Pasaman Barat
Proyek pembagunan jamban dan sanitasi senilai 447 tujuh juta di SMPN 1 Pasaman terancam putus kontrak.
Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat mengaku sudah melakukan pembinaan dan peringatan kepada rekanan proyek pembangunan WC dan sanitasi di SMP Negeri 1 Pasaman Sumatera Barat jika tidak ada itikad baik dari kontraktor Dinas Pendidikan akan memutus kontrak kerja dalam waktu dekat.
Sebelumnya proyek tersebut mangkrak selama beberapa bulan terakhir, awalnya pihak ketiga sudah membangun di bagian pondasi dan pembuatan lobang septiteng namun aktivitas terhenti begitu saja dan beberapa kali sudah dilakukan pemanggilan dan pembinaan oleh Dinas Pendidikan agar proyek itu berjalan sebagai mana mestinya.
Baca juga: Pencuri Tabung Gas Diciduk Polisi
Kabid SMP Dinas Pendidikan Pasaman Barat Idris mengatakan proyek di SMP 1 Pasaman Barat ada beberapa item namun yang bermasalah hanya proyek pembangunan WC dan sanitasi dana proyek itu bersumber dari dana DAK sebesar 447 juta rupiah jika sudah melewati batas dan mendapat SP tiga dinas akan melakukan putus kontrak.
“Pasca putus kontrak tim akan mengurus jaminan dari pengerjaan tersebut dinas mengaku secara prinsip keuangan negara tidak dirugikan namun azas manfaat yang diharapkan tidak tercapai dan dana kembali ke pusat,” ujar Idris Kamis, 14 September 2023
Berdasarkan pantauan di lapangan pembangunan WC dan sanitasi itu dilakukan di tiga titik di lingkungan sekolah, bahkan beberapa bangunan dan taman sekolah sudah rusak karena mengharapkan bangunan tersebut, kejadian ini membuat warga sekolah kecewa.









