
Bupati Sumba Barat, Ancam Tindak Tegas Kadisnakertran Tidak Disiplin Masalah Kehadiran
Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat
Dalam acara kampanye kesehatan pekan menyusui sedunia yang diadakan di halaman kantor DPMD Kabupaten Sumba Barat, Bupati Yohanes Dade menyoroti kekhawatiran pentingnya hadirnya Kepala Dinas Nakertrans, Dedi S. Ora, dalam pertemuan yang membahas persoalan pembangunan di wilayah kabupaten Sumba Barat. Dalam pidatonya, bupati menegaskan bahwa kehadiran disiplin dari Kepala Dinas Nakertrans dalam forum-forum tertentu sangatlah penting untuk mendukung kemajuan Kabupaten Sumba Barat.
Permasalahan ini diperkuat oleh fakta bahwa banyak Ibu-ibu di Kabupaten Sumba Barat terpaksa merantau meninggalkan anak-anak mereka yang masih menyusui untuk mencari nafkah di luar negeri. Sayangnya, Bupati juga menyoroti adanya kasus pemalsuan janji gaji besar bagi pekerja migran dari wilayah ini, yang ternyata tidak sesuai dengan realita. Bahkan, beberapa pekerja juga mengalami kesulitan menerima gaji selama berbulan-bulan karena dipotong biaya perjalanan dari Sumba Barat ke luar negeri.
Baca juga: Praktek Pinjam Perusahaan Jadi Penyebab Banyak Proyek Bermasalah di NTT
Sebagai mantan Kepala Dinas Nakertrans sebelum menjabat sebagai bupati, Yohanes Dade merasa kecewa dan prihatin dengan tidak dihadirinya Dedi S. Ora dalam pertemuan-pertemuan penting. Bupati secara tegas menyampaikan bahwa ia tidak akan mentoleransi sikap kurang disiplin dalam kepemimpinan kepala dinas tersebut. Yohanes Dade bahkan mengancam untuk bertindak tegas jika situasi ini tidak segera membaik.
"Kepala Nakertrans jangan main-main dengan saya, termasuk kepala OPD lainnya" tegas Yohanes Dade Senin, 7 Agustus 2023.
Dalam pernyataannya, bupati menekankan bahwa Kepala Dinas Nakertrans boleh saja bersikap santai dengan bupati lain, tetapi akan menemui hambatan jika hal itu dilakukan terhadap dirinya, Yohanes Dade, sebagai Bupati Sumba Barat saat ini. Dalam rangka mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumba Barat, bupati mengharapkan adanya keterlibatan penuh dan tanggung jawab dari seluruh jajaran pemerintahan, termasuk Kepala Dinas Nakertrans.
Editor: Redaktur TVRINews
