TVRINews, Lamongan
Tidak kurang dari tiga hektar tanaman padi di Lamongan Jawa Timur terserang penyakit blas yang menyerang biji padi. penyakit blas yang menyerang tanaman padi milik petani ini sudah terjadi sejak 15 hari terakhir.
Virus Blas atau yang menyerang leher tanaman padi ini menyebabkan petani di Desa Pengumbulanadi Kecamatan Tikung , lamongan terancam gagal panen padahal 15 hari ini tanaman padi mereka siap untuk dipanen.
Petani Desa setempat Atim mengatakan para petani harus melakukan penyemprotan secepat mungkin untuk membunuh penyakit yang menyerang padi-padi mereka.
“Sekurang ada tiga hektar tanaman pdi berusia 2 bulan di Desa ini terserang penyakit blas. Sejenis penyakit atau hama yang menyerang leher tanaman padi sehngga butiran padi gagal berisi. Padahal 15 hari lagi akan panen,” ungkap Atim, Jumat, 16 Februari 2024.
Terlihat kondisi lahan pertanian petani tampak kering dengan biji padi yang kosong. Penyakit blas sendiri terjadi akibat kurangnya air yang membuat tanaman padi menjamur dan mengering. Hal itu membuat petani terancam merugi.
Selain itu serangan penyakit blas terjadi karena kondisi cuaca yang tak menentu termasuk tidak adanya hujan selama sepekan terakhir. Akibatnya kerugian para petani ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Petani berharap pemerintah bisa memberikan bantuan berupa obat-obatan serta pupuk agar penyakit blas tersebut tidak semakin menyebar ke padi milik petani lainnya.
Baca Juga: Seluruh Kotak Suara Disimpan Di Kantor PPK, KPU Pariaman Jadwalkan Rekapitulasi tingkat Kecamatan










