TVRINews, Jombang
Di tengah serbuan aneka kudapan modern, rengginang buatan Warga Desa Plosoklaten , Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, Jawa Timur tak kalah dengan camilan modern dan tetap banyak peminat .
Inovasi seorang ibu rumah tangga di Jombang agar cemilan tradisional ini tetap bisa bertahan produsen rengginang di Jombang Hanifah membuat aneka macam rasa agar disukai konsumen sesuai selera.
Hanifah rupanya sudah menekuni usaha pembuatan rengginang secara turun-temurun sejak tahun 1981 silam.
Kepiawaian Hanifah mengolah rasa dan menjaga kualitas kerenyahan rengginang ini membuat usaha ibu berusia 58 tahun ini mampu bertahan hingga sekarang.
Dalam memproduksi jajan berbahan baku beras ketan ini, hanifah ditemani sejumlah karyawannya. Mulai dari proses pembersihan beras ketan , pencampuran dengan bumbu perasa penjemuran hingga penggorengan dan pengepakan.
“Produksi rengginan rumahan yang kami buat saat ini Alhamdulilah ramai pembeli . Kami melayani berbagai varian , ada lima jenis varian rasa rengginang diantaranya rasa gurih, manis, terasi, udang dan ketan hitam, “ Kata Hanifah, Jumat, 16 Februari 2024.
Hanifah mengaku mengalami ramai pesanan dari pedagang oleh-oleh maupun warga yang sedang menggelar hajatan.
Setiap hari, Hanifah memproduksi ratusan bungkus rengginang dengan menghabiskan 80 kilogram beras ketan per bungkusnya di isi 500 gram rengginang dengan dibandrol seharga 17.000 per bungkus.
Tidak sekadar warga lokal saja yang memesan rengginang aneka rasa satu-satunya di Jombang ini.
Konsumen dari luar daerah juga kerap memesan rengginang dari Ibu hanifah seperti dari Mojokerto, Surabaya, Nganjuk, Kediri, Malang dan Sidoarjo. Cara pemasaran rengginang miliknya, Hanifah cukup memanfaatkan platform berbagai media sosial.
Baca Juga: Bawaslu Bandar Lampung Akan Panggil KPU Dan PPK Terkait TPS 19 Way Kandis










