TVRINews, Sumatera Selatan
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, penjualan hewan kurban, khususnya kambing, di Kota Lubuklinggau mengalami peningkatan. Stabilnya harga menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban tahun ini.
Pantauan di salah satu peternakan kambing di Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, menunjukkan aktivitas jual beli yang semakin ramai dalam sepekan terakhir. Pembeli datang silih berganti untuk memilih hewan kurban sesuai kebutuhan.
Pemilik peternakan, Deri, menyampaikan bahwa minat masyarakat tahun ini meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa harga kambing masih relatif stabil sehingga tidak memberatkan calon pembeli.
“Untuk tahun ini, penjualan kambing kurban mengalami peningkatan. Harga masih stabil, mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp5.000.000 per ekor, tergantung ukuran dan bobot kambing,” ujar Deri.
Ia menambahkan bahwa kambing dengan bobot 60–70 kilogram menjadi pilihan favorit masyarakat. Sementara itu, jenis kambing Jawa Randu masih mendominasi permintaan karena dianggap memiliki kualitas yang baik.
“Banyak pembeli yang sudah memesan jauh-jauh hari dan menitipkan kambing pilihannya di sini. Kami juga memastikan semua kambing dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban,” jelasnya.
Para peternak berharap tren peningkatan ini terus berlanjut hingga mendekati hari raya, sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi pelaku usaha peternakan di wilayah tersebut.










