
Dies Natalis UBB ke-19 Dorong Kreativitas Mahasiswa dan UMKM Lokal
Penulis: Kevin S. Albiantoro
TVRINews, Bangka Belitung
Semangat kreativitas dan kolaborasi terasa kental dalam peringatan Dies Natalis ke-19 Universitas Bangka Belitung (UBB) yang berlangsung meriah tahun ini.
Tidak hanya menjadi ajang perayaan internal kampus, berbagai kegiatan yang digelar berhasil menghadirkan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-19 UBB tahun 2025 mengusung semangat pemberdayaan dan kreativitas.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini meliputi seminar pendidikan, kompetisi olahraga, pertunjukan musik, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari lingkungan sekitar dan juga mahasiswa wirausaha.
Presiden Mahasiswa UBB Al Wisyahk menyampaikan momentum Dies Natalis bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga merupakan bentuk implementasi pembelajaran organisasi dan kreativitas mahasiswa di luar ruang kelas.
"Kami ingin merayakan ulang tahun kampus ini dengan kegiatan yang bukan hanya bermakna bagi mahasiswa, tapi juga berdampak langsung ke masyarakat. Melalui berbagai perlombaan, konser, dan bazar UMKM, mahasiswa belajar mengelola acara sekaligus menyalurkan jiwa wirausaha mereka," ujar Al Wisyahk.
Tak hanya menjadi panggung kreativitas mahasiswa, kehadiran bazar UMKM di area kampus UBB turut membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Produk-produk lokal, makanan khas, hingga kerajinan tangan dipasarkan langsung kepada ribuan pengunjung yang hadir.
Mahasiswa yang memiliki usaha juga ikut meramaikan bazar, menjadikan ajang ini sebagai kesempatan emas memasarkan produk mereka.
Antusiasme mahasiswa pun tampak tinggi, terutama karena format perayaan tahun ini terasa lebih variatif dan inklusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Banyak dari mereka yang berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di tahun-tahun mendatang, dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
Perayaan Dies Natalis UBB ke-19 membuktikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga wadah untuk tumbuh, berkreasi, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Bebas Biaya, Sekolah Rakyat di Musi Rawas Fokus Layani Siswa Tak Mampu
Editor: Redaksi TVRINews
