TVRINews, Sumatera Selatan
Sebanyak 24.786 peserta mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025 di Universitas Sriwijaya (UNSRI), yang dipusatkan di Kampus Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Para peserta bersaing memperebutkan 9.174 kursi untuk mahasiswa baru melalui jalur UTBK-SNBT.
Ujian tulis berbasis komputer berlangsung mulai 23 April hingga 4 Mei 2025. Sebagian besar peserta berasal dari wilayah Sumatera Selatan, namun ada pula yang datang dari provinsi lain. Jumlah peserta yang tinggi menciptakan suasana ujian yang tegang, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi.
Meski sempat merasa gugup, banyak peserta tetap menunjukkan optimisme. Siti Rahmawati, peserta asal Palembang, menyampaikan harapannya agar bisa diterima di program studi pilihannya meskipun harus menempuh perjalanan jauh menuju lokasi ujian.
“InsyaAllah saya siap menjalankan ujiannya, karena sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Tapi tentunya masih ada rasa takut. Semoga ujiannya nanti bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Baca Juga: BKPM Perkuat Investasi Berdampak Positif dan Majukan Industri Lokal
Pelaksanaan SNBT tahun ini berlangsung tertib dan ketat mengikuti aturan dari panitia pusat. Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu ujian serta ijazah atau surat tanda lulus. Alat tulis tidak diperlukan karena seluruh kebutuhan ujian telah disediakan secara digital.
Rahel, peserta asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengaku soal-soal ujian masih bisa dikerjakan dengan baik, meskipun ada bagian yang cukup menantang. Ia tetap percaya diri bisa masuk ke UNSRI.
“Alhamdulillah, soalnya mudah, karena sudah saya pelajari, seperti di kegiatan TO. Jadi saya optimis untuk bisa diterima di UNSRI,” katanya.
Panitia berharap pelaksanaan SNBT tahun ini berlangsung aman, lancar, dan transparan. Ujian ini diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa yang unggul dan berkarakter baik, sejalan dengan visi Universitas Sriwijaya.










