TVRINews, Manokwari
Persekutuan Gereja-Gereja Protestan (PGGP) Papua Barat berkolaborasi dengan Badan Kerja Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Manokwari, GKI Klasis Manokwari, serta Yayasan Indonesia Barokah akan menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Tarian Tamborin Kolosal. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-171 di Tanah Papua.
Kegiatan rohani berskala besar ini rencananya akan melibatkan sekitar 2.000 pemuda-pemudi gereja serta pelajar SMA dari berbagai sekolah dan lintas denominasi gereja di wilayah Manokwari.
Peringatan HUT Pekabaran Injil ke-171 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi umat Kristen di Papua untuk mensyukuri masuknya Injil di Tanah Papua pada 5 Februari 1855.
Dimana, Injil pertama kali diberitakan oleh dua misionaris asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, di Pulau Mansinam. Peristiwa bersejarah tersebut dinilai membawa perubahan besar dalam kehidupan rohani masyarakat Papua hingga saat ini.
Ketua Panitia, Pendeta Markus R. Molle, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter rohani generasi muda Papua.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni rohani, khususnya tarian tamborin, sekaligus mempererat persaudaraan pemuda-pemudi lintas denominasi gereja,” ujar Markus.
Tarian Tamborin Kolosal dijadwalkan berlangsung pada 4 Februari 2026. Kegiatan akan diawali dengan arak-arakan sekitar 2.000 penari yang dibagi ke dalam empat kelompok, masing-masing berjumlah 500 orang.
Arak-arakan dimulai dari Jalan Percetakan Sanggeng, tepatnya di depan Kantor Golkar, dan berakhir di Lapangan Borasi, Manokwari.
Setibanya di Lapangan Borasi, para penari dan peserta akan disambut oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani yang diikuti oleh seluruh peserta dan jemaat.
Markus menambahkan, seluruh perlengkapan tarian tamborin telah dipersiapkan jauh hari untuk mendukung kelancaran kegiatan.
“Perlengkapan tamborin sudah dipesan sejak Oktober 2025 dari China dan tiba di Surabaya pada Desember 2025. Saat ini sedang dalam proses pengiriman ke Manokwari,” jelasnya.
Melalui kegiatan KKR dan Tarian Tamborin Kolosal ini, PGGP Papua Barat bersama seluruh mitra berharap peringatan HUT Pekabaran Injil ke-171 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga mampu memperkuat iman, persaudaraan, serta semangat pelayanan generasi muda gereja di Tanah Papua.










