TVRINews, Yogyakarta
Cendana, salah satu tanaman langka, memiliki banyak manfaat yang dapat dimanfaatkan dari akar, batang, hingga buahnya.
Menariknya, tanaman ini dapat dibudidayakan menggunakan media pot maupun polybag, sehingga lebih mudah diakses oleh para pecinta tanaman.
Di Dusun Candimulyo, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Seto Legowo adalah salah satu warga yang berhasil menanam dan membudidayakan cendana. Ia menggunakan media pot plastik untuk menanam cendana jenis putih.
Tanaman ini tumbuh dengan baik, ditandai dengan munculnya bakal buah berupa bunga dan pentil berwarna hijau, serta buah yang mulai berubah warna menjadi pink saat sudah memasuki masa petik.
Buah cendana berwarna pink, berbentuk bulat kecil, dan tumbuh secara bergerombol di setiap ujung ranting, batang, maupun cabang tanaman. Untuk mendukung pertumbuhan, cendana memerlukan tanaman inang atau tiang kayu sebagai penopang.
Hal ini penting untuk mencegah tanaman roboh di awal penanaman, sehingga memudahkan pertumbuhan menjalar dan menjulang.
Seto menjelaskan bahwa ia mengisi pot dengan campuran tanah, sekam, pasir, dan kotoran hewan kambing, yang terbukti sangat baik untuk menyuburkan tanaman. Ia juga menyebutkan bahwa daun cendana mirip dengan daun salam, berbentuk bulat lonjong, dan rasanya manis saat buahnya matang.
"Rasanya manis, warnanya dari awalnya mentah masih hijau, kalau sudah matang berubah menjadi pink. Tanaman ini termasuk tanaman langka, cara perawatannya cukup disiram dan diberi pupuk kandang saja," ujar Seto Legowo.
Setelah beberapa tahun melakukan perawatan yang sederhana, seperti pemupukan rutin dengan kotoran hewan ruminansia, tanaman cendana miliknya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Tidak hanya daunnya yang lebat, tetapi juga munculnya bakal dan buah yang siap dipetik dan dinikmati.
Dengan segudang manfaat bagi kesehatan, Seto berencana untuk memperbanyak tanaman cendana di kebun mini miliknya. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya variasi tanaman serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.










