TVRINews, Papua Barat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak secara resmi menetapkan Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada 2024. Penetapan ini dilaksanakan pada Jumat, 7 Februari 2025, bertempat di Gedung Koni Fakfak, Provinsi Papua Barat.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Fakfak, Hendra J.C. Talla, S.H., menegaskan bahwa proses pemilihan berlangsung dengan jujur, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024. Hendra juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Fakfak atas partisipasi aktif dan semangat demokrasi yang telah terwujud dalam proses Pilkada yang berjalan lancar dan damai.
"Ini bukan semata-mata kehebatan KPU, tetapi keberhasilan kita semua. Masyarakat Fakfak telah membuktikan bahwa demokrasi dapat dijalankan dengan baik. Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak," ujar Hendra.
Setelah penetapan ini, KPU Fakfak akan menyerahkan salinan keputusan, berita acara, dan dokumen pengusulan pengangkatan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fakfak. DPRD Fakfak kemudian akan menggelar rapat paripurna untuk mengusulkan pelantikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri.
Proses Pilkada Fakfak juga sempat melalui uji konstitusional di Mahkamah Konstitusi (MK) menyusul adanya gugatan terkait hasil pemilihan. Namun, dalam Perkara Nomor 144 dan 188, MK memutuskan bahwa tidak ada lagi permasalahan hukum yang dapat membatalkan hasil Pilkada ini.
"Keputusan MK adalah final dan mengikat. Tidak ada lagi lembaga yang dapat mengubah hasil Pilkada. Ini menegaskan bahwa suara rakyat Fakfak telah didengar dan dihormati," tambah Hendra.
Dengan keputusan ini, Fakfak kini memasuki fase transisi kepemimpinan. Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik yang telah ditetapkan sebagai pemimpin terpilih, diharapkan dapat membawa perubahan signifikan melalui program pembangunan yang pro-rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Selamat kepada Bapak Samaun Dahlan dan Bapak Donatus Nimbitkendik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik untuk membawa Fakfak ke arah yang lebih maju," harap Hendra.
Dengan penetapan ini, Fakfak bersiap memasuki babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.










