TVRINews, Bintan
Semangat menjaga kelestarian lingkungan mulai tumbuh di wilayah pesisir.
Komunitas Bintan Eco Lestari bersama Karang Taruna dan masyarakat Desa Kelong menggelar aksi bersih-bersih pantai dan permukiman di Kampung Manok, RT 001/RW 001, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Aksi kolaboratif ini membuahkan hasil nyata. Ratusan kilogram sampah plastik berhasil diangkat dari bibir pantai dan lingkungan warga. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi sampah kini berangsur menjadi lebih bersih, sehat, dan tertata, meski masih membutuhkan penanganan lanjutan mengingat kondisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Ketua Komunitas Bintan Eco Lestari, Muhammat Ramadan atau Rama, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.
“Kami hadir karena peduli. Kami ingin memastikan upaya menjaga lingkungan bisa dimulai dari desa pesisir. Kalau lingkungan dijaga, alam juga akan menjaga kita,” ujarnya.
Rama berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran generasi muda, khususnya di wilayah Bintan Pesisir, agar lebih peduli terhadap isu lingkungan.
Ia juga menargetkan gerakan serupa dapat diperluas ke berbagai wilayah pesisir di Kepulauan Riau.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Bintan Pesisir. Camat Bintan Pesisir, Assunani, menyebut aksi tersebut sebagai inisiatif positif yang membawa dampak langsung bagi masyarakat.
“Ini kegiatan yang sangat baik dan menyegarkan. Kami berharap dapat terus berlanjut agar wilayah Bintan Pesisir, khususnya Desa Kelong, tetap bersih dan asri,” katanya.
Kepala Desa Kelong, Alimin, juga menyampaikan dukungannya dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga Desa Kelong dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Bintan.
Apresiasi juga datang dari pihak kepolisian setempat. Kapolsubsektor Kelong, Ipda Sarifuddin Matondang, menyatakan dukungannya terhadap upaya edukasi dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
“Kami mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Ke depan, Komunitas Bintan Eco Lestari telah menyiapkan sejumlah program lanjutan, seperti pembersihan dasar laut, rehabilitasi mangrove, serta restorasi terumbu karang sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Sebagai komunitas yang baru terbentuk, Bintan Eco Lestari juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program tersebut.
Diharapkan, gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Kepulauan Riau.










