TVRINews Yogyakarta
Selama bulan Ramadan 2026, permintaan buah nanas di Pasar Bringharjo, Kota Yogyakarta, meningkat hampir tiga kali lipat dibanding hari biasa. Buah ini banyak dicari masyarakat sebagai bahan campuran minuman segar untuk berbuka puasa.
Peningkatan penjualan terlihat di lapak milik Atun, di mana satu buah nanas dijual seharga Rp7.500. Setiap hari, sekitar 500 buah nanas habis terjual, dengan konsumen utama berasal dari pelaku usaha dan sejumlah supermarket.
Pembelian masyarakat umumnya sebanyak dua hingga empat buah per transaksi. Ramadan tahun ini, Atun menyediakan sekitar 1.000 buah nanas setiap dua hari sekali.
Nanas lokal jenis Batu, yang didatangkan dari Jawa Timur setiap tiga hari, menjadi favorit karena rasanya yang tidak terlalu asam dan manisnya pas.
Buah ini cocok untuk membuat minuman es buah atau sirup sebagai sajian berbuka. Selain untuk konsumsi langsung, nanas juga digunakan pelaku usaha sebagai bahan baku selai dan kue kering seperti nastar untuk Lebaran.
“Ya, Ramadan ini permintaan cukup tinggi, sekitar 500 buah per hari. Setiap dua hari, stok 1.000 buah habis terjual,” ungkap Atun.
Selain nanas, Atun juga menjajakan buah stroberi yang didatangkan dari Jawa Barat. Satu kemasan kecil berisi 15 buah stroberi dijual dengan harga Rp8.500, menambah variasi pilihan buah segar bagi pembeli di Pasar Bringharjo.










