TVRINews, Wakatobi
Dampak fenomena El Nino terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Wakatobi hingga kini belum berdampak signifikan. Meski sejumlah sumber mata air mulai mengalami penurunan debit, pasokan air bersih bagi masyarakat masih terjaga.
Direktur PDAM Wakatobi, Amin, mengatakan, dari 13 sumber mata air yang menjadi lokasi pengambilan air bersih, baru dua sumber yang mendapat perhatian khusus karena debit airnya mulai mengalami penurunan.
“Di kabupaten wakatobi dari 13 sumber air yang ada yang menjadi perhatian sebenarnya cuman 2 walaupun yang berdampak cuaca hari ini 1 sumber dan sumber air yang lain berdasarkan laporan dari petugas dilapangan masih tahap normal,” jelasnya, Kamis, 3 September 2026.
Salah satunya adalah sumber mata air di Liya. Meski debitnya mulai berkurang, kondisi tersebut belum mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat di empat desa di wilayah tersebut.
Menurut Amin, ketersediaan air bersih di Liya masih terbantu dengan adanya Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM.
Sementara itu, di Pulau Kapota, kondisi sumber air masih normal. Namun, pemantauan tetap dilakukan karena debit air di wilayah tersebut biasanya mengalami penurunan pada Oktober hingga Desember.
Ketersediaan air bersih bagi masyarakat Pulau Kapota juga didukung program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau PAMSIMAS dari pemerintah pusat.
PDAM Wakatobi memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat masih dalam kondisi aman. Namun, pemantauan terhadap sejumlah sumber mata air terus dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi penurunan debit air saat puncak musim kemarau.










