TVRINews, Bintan
Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Bintan, menggelar kegiatan kenduri rumah tua Melayu, di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.
Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Desa Berakit beserta warga Desa Berakit yang masih merupakan sanak saudara satu sama lainnya.
Kenduri Rumah Tua Melayu Desa Berakit awalnya bermula dari menyambut hari besar islam. Yang diantaranya hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha, yang mana masyarakat kampong setelah melaksanakan sholat Idul Fitri dan Idul Adha langsung dari masjid menuju ke Rumah Tua Melayu Desa Berakit.
Dengan bertujuan membacakan doa atas rasa syukur di tahun ini dan meminta diberikan kemudahan pada tahun kedepan, baik itu rejeki dan kesehatan, serta mempererat silahturahmi antar keluarga dan antar masyarakat sekampung.
Selain itu kegiatan kenduri dilakukan dengan mengedepankan adat dan tradisi yaitu makan berhidang menggunakan talam. Dengan menu makanan terdapat ketupat, serunding, ayam masak gulai, dan ikan masak kecap atau ikan masak sambal serta hidangan kue tradisional dengan minum sirup merah pakai susu.
Baca juga: Anwar Abbas: Jika Panji Gumilang Tak Disidangkan, Kasus ini Hanya Sandiwara
Atas tradisi dan budaya warga dan masyatakat di Desa Berakit ini, Sekda Bintan Rony Kartika mendukung pelestarian budaya Melayu bisa dapat menjadi potensi daya tarik untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan asing ke Kabupaten Bintan.
"Dukungan dan doa restu dari semua tokoh Adat Melayu atas apa yang menjadi khas budaya Melayu, hendaknya dapat tersajikan dirumah adat Desa Berakit ini. Sehingga keberadaan rumah tua Melayu yang usianya seabad lebih lamanya akan menjadi daya tarik sekaligus potensi bagi dunia pariwisata," ujarnya
Selain kenduri, berbagai kegiatan budaya Melayu, diantaranya pertunjukan permainan gasing, pencak silat dan seni budaya Melayu lainnya juga diselenggarakan dalam momen ini.
Untuk diketahui Rumah Melayu ini dibangun pada tahun 1908. Rumah Melayu yang berusia 115 tahun ini terletak di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.
Rumah ini memiliki lebar 7 meter dan panjang 12 meter itu memiliki enam ruangan dengan 66 tiang pondasi yang kokoh hingga saat ini.










