TVRINews - Napoli, Italia
Menurut estimasi tim medis Napoli, masa pemulihan Giovanni Di Lorenzo diperkirakan berada di rentang 40 hingga 60 hari.
Harapan Timnas Italia jelang play-off Piala Dunia 2026 membuncah setelah hasil pemeriksaan terbaru bek Giovanni Di Lorenzo memastikan sang pemain tidak mengalami cedera serius.
Bek kanan Napoli itu diperkirakan masih memiliki peluang tampil membela Gli Azzurri pada laga krusial bulan depan, sesuatu yang sangat diharapkan pelatih Italia, Gennaro Gattuso.
Giovanni Di Lorenzo sebelumnya harus ditarik keluar saat Napoli menghadapi Fiorentina pada 1 Februari 2026 di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli, dalam lanjutan Liga Italia Serie A musim 2025-2026.
Momen tersebut sempat memicu kekhawatiran besar, baik di kubu klub maupun tim nasional. Hal itu karena pemain berusia 32 tahun tersebut terlihat memegang lututnya dan langsung digantikan.
Napoli bahkan sempat mencurigai adanya cedera ligamen lutut yang bisa membuat Di Lorenzo menepi dalam waktu lama. Namun, dikutip dari Football Italia, Rabu (4/2/2026), hasil pemeriksaan lanjutan yang dilakukan di klinik Villa Stuart, Roma, dua hari sebelumnya membawa kabar yang jauh lebih melegakan.
Pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa lutut kiri Di Lorenzo hanya mengalami keseleo tingkat dua, tanpa kerusakan ligamen serius. Dengan kondisi ini, sang pemain tidak memerlukan tindakan operasi dan akan menjalani perawatan konservatif.
Menurut estimasi tim medis Napoli, masa pemulihan Di Lorenzo diperkirakan berada di rentang 40 hingga 60 hari. Artinya, jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, ia masih berpeluang pulih tepat waktu untuk memperkuat Italia pada play-off Piala Dunia 2026 mendatang.
Italia dijadwalkan menjamu Irlandia Utara pada laga semifinal play-off pada 26 Maret 2026 di New Balance Arena, Bergamo, Italia. Jika berhasil melaju, La Nazionale, julukan lain Italia, akan menghadapi pemenang laga antara Wales melawan Bosnia-Herzegovina pada partai final.
Kehadiran Giovanni Di Lorenzo dinilai krusial mengingat perannya yang sangat fleksibel, baik sebagai bek kanan murni maupun bagian dari lini pertahanan tiga pemain.
Media Italia, La Gazzetta dello Sport, menyebut kondisi Di Lorenzo sebagai “alarm yang terkendali”. Surat kabar olahraga ternama tersebut menilai bahwa Napoli dan Timnas Italia akan bersikap sangat hati-hati tanpa mengambil risiko berlebihan.
Dalam laporannya, La Gazzetta menegaskan bahwa target utama saat ini adalah memastikan sang kapten Napoli kembali dalam kondisi 100 persen, bukan sekadar mengejar waktu.
Gattuso sendiri disebut tetap optimistis. Pelatih yang dikenal dekat dengan para pemainnya itu berharap Di Lorenzo bisa menjadi bagian penting Italia dalam laga penentuan itu.
Secara internal, staf teknis Italia juga memandang pengalaman Di Lorenzo pada level klub dan internasional sebagai aset besar, terutama dalam pertandingan dengan tekanan tinggi seperti play-off.
Sedangkan bagi Napoli, absennya Di Lorenzo tentu menjadi pukulan. Akan tetapi, klub memahami bahwa fokus utama adalah pemulihan jangka panjang.
Sementara itu bagi Italia, kabar ini setidaknya membuka ruang harapan. Salah satu pilar utama pertahanan mereka masih bisa tampil saat nasib menuju Piala Dunia 2026 dipertaruhkan.










