TVRINews, Pasuruan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, kagum dengan budaya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Tidak hanya budaya, di desa tersebut juga terdapat wisata taman edelweis yang mampu membudidayakan tanaman dilindungi jenis edelweis.
Berkunjung di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno disambut dengan tradisi masyarakat Tengger diantaranya kesenian Baleganjur, Ketipung, Slompret dan Tari Ojung.
Desa yang terletak di areal Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini, juga memiliki taman edelweis yang bisa dikunjungi wisatawan.
Tanaman edelweis yang mulai langka dan dilindungi oleh Undang-Undang, di taman edelweis mampu dibudidayakan sehingga wisatawan yang datang baik domestik maupun mancanegara bisa belajar mulai dari pembibitan, penyemaian, hingga penanaman tentang tanaman bunga abadi edelweis. Bahkan di taman edelweis ini, pengunjung bisa mengadopsi tanaman edelweis yang sewaktu-waktu bisa dilihat dan mengetahui perkembangannya.
Daya tarik tanaman bunga abadi edelweis inilah yang membawa desa Wonokitri masuk dalam 75 desa dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023.
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno juga berpesan supaya masyarakat bisa lebih mengembangkan dan menjaganya, karena dengan makin banyaknya desa-desa wisata di Indonesia diharapkan mampu menyerap 4,4 juta lapangan kerja baru.
Dukungan pun diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan masuknya Desa Wonokitri dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia antara lain perbaikan akses jalan menuju Bromo dan pendirian rest area bagi para wisatawan.
Dalam kunjungannya kali ini, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno juga memberikan bantuan berupa uang pembinaan dan peralatan kepada Desa Wonokitri guna pengembangan wisatanya.










