
Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kabupaten Sumbawa
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), terpantau relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas pangan mengalami penurunan harga seperti daging ayam, telur, cabai, hingga tomat.
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, harga beras masih bertahan di Rp14 ribu per kilogram, daging sapi Rp120 ribu per kilogram, minyak goreng Rp16 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing sekitar Rp40 ribu per kilogram, serta kedelai stabil di Rp16 ribu per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas mengalami penurunan. Daging ayam turun dari Rp45 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, cabai rawit dari Rp70 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram, cabai besar dari Rp45 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, tomat dari Rp17 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram, serta telur ayam dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Di sisi lain, kenaikan harga hanya terjadi pada ikan bandeng yang naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Adi Nusantara, mengatakan stabilnya harga bahan pokok dipengaruhi oleh ketersediaan stok yang masih aman di pasaran.
“Stok bahan pokok saat ini masih mencukupi sehingga harga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan. Setelah sempat naik saat Ramadan dan Idulfitri, sekarang harga kembali normal,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan, aktivitas pasar tradisional juga masih berjalan normal dengan tingkat kunjungan masyarakat yang stabil. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan distributor untuk menjaga kelancaran pasokan bahan pokok.
“Kami terus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga agar harga stabil. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak panik menghadapi hari besar keagamaan,” tambahnya.
Dengan kondisi stok yang aman dan harga yang terkendali, pemerintah daerah optimistis kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha dapat terpenuhi tanpa gejolak harga yang signifikan.
Editor: Redaktur TVRINews
