TVRINews - Madrid, Spanyol
Melihat Situasi Timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente, dari masalah cedera hingga kembalinya pemain andalan.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memiliki kesempatan untuk melihat kekuatan timnya dalam menyongsong Piala Dunia 2026 yang akan bergulir pada 11 Juni 2026 nanti.
La Roja memiliki dua laga sebelum bertarung di FIFA World Cup 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pertama, Timnas Spanyol menghadapi Argentina di ajang Finalissima 2026 pada 27 Maret 2026.
Sedangkan laga kedua menghadapi Timnas Turki pada 30 Maret 2026 di ajang uji coba. Kedua pertandingan ini akan berlangsung di tempat yang sama, yaitu di Stadion Lusail, Qatar.
Pertandingan ini penting bagi Spanyol, khususnya laga melawan Argentina di Finalissima. Ajang ini termasuk laga resmi atau kompetitif, mempertemukan tim juara Piala Eropa (Euro) dan Piala Amerika (Copa America).
Spanyol merupakan juara Euro 2024 sedangkan Argentina juara Copa Amerika 2024. Dengan demikian, Finalissima 2026 penting, baik bagi Spanyol maupun untuk Argentina karena keduanya akan tampil di Piala Dunia 2026.
Laga ini memang masih sekitar dua bulan lagi. Namun, bagi pelatih Timnas Spanyol, duel lawan Argentina di Finalissima 2026 akan menjadi seperti cetak biru peta kekuatan La Roja untuk menatap Piala Dunia 2026.
Hingga Rabu (4/2/2026) ini, Luis de la Fuente justru menghadapi persoalan. Bukan hanya terkait kondisi medis pemain melainkan juga ada masalah lainnya yang membutuhkan solusi. Berikut ini, sejumlah persoalan yang ada di Timnas Spanyol di setiap posisi:
Persaingan Kiper, Masalah yang Bagus
Untuk posisi di bawah mistar, kiper utama Timnas Spanyol hingga saat ini adalah milik Unai Simon. Penjaga gawang Athletic Bilbao ini akan menjadi kiper utama pilihan Luis de la Fuente. Selama dia terus tampil konsisten di level klub, posisinya tidak akan tergoyahkan.
Unai Simon akan menjadi pilihan pertama saat Timnas Spanyol melakoni laga pertama Piala Dunia 2026 nanti, saat menghadapi Tanjung Hijau (Cape Verde), pada Juni 2026 nanti. Namun, ada perdebatan yang belakangan muncul terkait apakah Joan Garcia bisa masuk dalam skuad pada Maret nanti untuk menghadapi Argentina.
Luis de la Fuente tentu tidak akan menutup mata terkait performa Joan Garcia yang mengesankan di bawah mistar Barcelona sepanjang musim ini. Sejauh ini, Luis de la Fuente memiliki cukup pilihan. Selain Unai Simon, ada David Raya (Arsenal) dan Alex Remiro (Real Sociedad).
Jika Luis de la Fuente memutuskan untuk memanggil Joan Garcia untuk laga Finalissima, maka persaingan di bawah mistar Timnas Spanyol akan semakin menarik. Joan Garcia bahkan bisa memberikan persaingan untuk Unai Simon.
Krisis Bek Kanan
Jika Luis de la Fuente memiliki persoalan yang menyenangkan di bawah mistar, tidak demikian untuk posisi bek kanan. Selama ini, Luis de la Fuente selalu menjadikan Dani Carvajal sebagai acuan. Luis de la Fuente akan selalu berpegang kepada keyakinan bahwa Dani Carvajal akan pulih dan bisa berada dalam performa terbaiknya.
Namun, sejak September 2025 lalu, Dani Carvajal belum lagi benar-benar bisa kembali ke performa terbaiknya sebagai bek kanan. Cedera lutut serius membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Pemain Real Madrid ini telah melakukan operasi cederanya pada akhir Oktober 2025 lalu.
Sejak saat itu, performa Dani Carvajal di klubnya, Real Madrid tidak memperlihatkan sebagai pemain reguler dengan banyak menit bermain. Ironisnya, untuk posisi bek kanan ini, Spanyol tidak cukup memiliki pilihan.
Hanya ada satu pemain yang cukup ideal untuk menggantikan posisi Dani Carvajal, yaitu bek kanan Tottenham Hotspur, Pedro Porro. Jika itu terjadi, siapa selanjutnya yang menjadi pelapis bagi Pedro Porro? Marcos Llorente dan pemain Bournemouth Alex Jimenez menjadi alternatif yang kurang alami.
Rapor Merah Bek Tengah
Sepanjang menjadi pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente mengandalkan barisan bek tengah seperti Aymeric Laporte, Robin de la Normand, Dani Vivian, Pau Cubarsi, dan Dean Huijsen.
Masalahnya, kini dari deretan bek tersebut, hanya Pau Cubarsi dengan penampilan mengesankan di klubnya, Barcelona. Selebihnya, barisan bek tengah tersebut menghadapi persoalan performa yang menurun.
Aymeric Laporte contohnya. Bek Athletic Bilbao ini sudah cedera sejak pertengahan Desember 2025 lalu. Robin de la Normand kehilangan tempatnya di Atletico Madrid, sementara Dani Vivian bermain di bawah level terbaik. Apalagi dengan Dean Huijsen yang makin tidak terlihat lagi di Real Madrid.
Dengan situasi tersebut, Luis de la Fuente bisa melihat kandidat yang lebih kuat tentunya. Di La Liga ada nama seperti Marc Pubill, pemain berusia 22 tahun yang bermain di Atletico Madrid.
Sementara itu, ada Raul Asencio yang bisa menjadi pilihan tapi pemain ini masih cedera tulang betis yang membuatnya sulit mendapatkan tempat. Sedangkan pemain yang bermain di liga luar ada Jacobo Ramon, pemain Como.
Kembalinya Rodri, Cederanya Mikel Merino
Satu posisi penting di lapangan tengah, yaitu gelandang yang dapat menjaga tempo permainan. Untuk peran ini, Luis de la Fuente tidak memiliki masalah serius. Bahkan, kini dia bisa tersenyum lega.
Posisi itu aman karena Martin Zubimendi dalam performa terbaik. Dia memperlihatkan sebagai pemimpin di posisi tersebut. Kini, sektor lapangan tengah akan semakin kuat dengan kembalinya Rodri.
Untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera lutut, Rodri mampu bermain dalam tiga laga beruntun secara penuh di Liga Inggris bersama klubnya, Manchester City. Ini menjadi kabar bagus bagi Luis de la Fuente. Yang tersulit, tentu menentukan salah satunya sebagai pemain utama.
Jika Rodri kembali, Mikel Merino baru saja melakukan operasi kaki kanannya pada Selasa (3/2/2026). Bintang Arsenal ini akan beristirahat di sisa musim ini dan diyakini dapat pulih dan bermain di Piala Dunia 2026.
Mikel Merino vital bagi Timnas Spanyol. Gelandang ini memiliki kemampuan mengontrol bola yang sangat baik, tipikal box-to-box midfielder. Pada Euro 2024, dia bermain serbabisa, baik dalam memenangkan bola, membuat peluang, hingga berperan dalam jalannya permainan.
Spanyol dalam sejarahnya memang tim yang bertabur gelandang berkelas. Namun, karena itu pula, Luis de la Fuente harus lebih selektif lagi. Yang pasti, untuk Finalissima, gelandang Barcelona yaitu Pedri dapat tampil setelah pulih dari cedera. Hanya pemain seperti Gavi dan Isco masih dibekap pemulihan cedera.
Nico Williams Mengkhawatirkan
Kecuali Lamine Yamal yang tampil stabil dan makin mengesankan di sayap kanan Barcelona, Timnas Spanyol masih harus menanti kabar dari gelandang sayap kirinya, Nico Williams. Bintang Athletic Bilbao ini masih cedera otot selama berbulan-bulan.
Dengan situasi tersebut, Luis de la Fuente mendapatkan kondisi pemain andalannya ini dalam ketidakpastian. Rencananya, kemungkinan besar Nico Williams akan melakukan operasi. Pilihannya adalah Alex Baena atau Dani Olmo. Atau Marco Asensio yang belakangan tampil makin bagus di Liga Turki.
Penyerang Berkarakter 9
Untuk posisi ini, masih akan bergantung kepada Luis de la Fuente. Dalam hal ini, tipikal penyerang seperti apa untuk lini depannya. Nama Mikel Oyarzabal sudah dapat dipastikan akan mendapatkan peran di lini depan sebagai penyerang.
Namun, jika Luis de la Fuente butuh penyerang dengan kemampuan sebagai gelandang serang, Ferran Torres tentu akan lebih tepat. Luis de la Fuente belum menemukan rencana pasti bagi timnya untuk peran dan posisi ini.
Itu terlihat dari eksperimennya dengan menurunkan Borja Iglesias dan Samu Aghehowa tapi belum memberikan hasil meyakinkan. Dengan demikian, masih ada peluang untuk Alvaro Morata penyerang berkarakter 9, dan itu bisa dimulai di ajang Finalissima.










