TVRINews, Kalimantan Selatan
Sebanyak 100 pelajar SMP Negeri 15 Hulu Sungai Tengah mengikuti kegiatan napak tilas perjuangan ke Monumen Pertempuran Hangkingkin yang terletak di Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan setempat sebagai upaya menanamkan nilai-nilai sejarah dan patriotisme kepada generasi muda.
Kasi Kesenian dan Kebudayaan Dinas Pendidikan, Masruswian menjelaskan bahwa napak tilas ini bertujuan mengenang peristiwa bersejarah Pertempuran Hangkingkin yang terjadi pada 3 Maret 1949. Kala itu, pejuang dari Markas Z-61 sektor Batu Benawa berhadapan langsung dengan pasukan penjajah Belanda.
Baca Juga: Jelang Armuzna, Jemaah Haji Diimbau Jaga Stamina dan Ikuti Arahan Petugas
“Siswa diajak mengenang perjuangan para pahlawan lokal yang mempertahankan tanah airnya dari penjajahan,” ucap Masruswian.
Salah satu siswa peserta kegiatan, Muhammad Ridha, mengaku senang bisa ikut serta dalam napak tilas tersebut. Ia mengungkapkan kegembiraannya karena mendapat hadiah setelah berhasil menjawab pertanyaan sejarah yang diberikan oleh panitia.
“Asyik sekali diajak berziarah ke makam pahlawan di Desa Baru dan mendengarkan penjelasan sejarah di Monumen Pertempuran Hangkingkin. Kami juga mendapat doorprize dan hadiah lainnya,” ujar Ridha.
Kegiatan napak tilas ini turut didukung oleh komunitas Pawadahan Nanang Galuh serta Kumpulan Pelestari Budaya dan Sejarah (Kumbar).
Sebagai informasi, Monumen Pertempuran Hangkingkin dibangun oleh Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah pada tahun 2000 melalui program Tentara Masuk Desa (TMD).










