TVRINews, Toboali
SPPG Angsana Toboali, salah satu mitra Badan Gizi Nasional (BGN), menargetkan penyaluran 2.500 porsi Makanan Bergizi (MBG) pada tahap kedua program. Peningkatan kapasitas distribusi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat, khususnya pelajar di wilayah Bangka Selatan, sejalan dengan program prioritas nasional Asta Cita Presiden RI.
Pada tahap pertama, SPPG Angsana Toboali telah menyalurkan 1.000 porsi MBG. Pengelola SPPG, Ali Muzakir, mengatakan bahwa jumlah tersebut akan ditingkatkan secara signifikan agar lebih banyak pelajar dapat merasakan manfaat program.
“Awalnya kami mendistribusikan 1.000 porsi, dan minggu depan jumlahnya akan kami tingkatkan menjadi 2.500 porsi. Untuk tahap pertama pendistribusian dilakukan di SMA Negeri 1 Toboali. Kami berharap program ini memberi manfaat nyata bagi siswa. Saat ini terdapat 53 dapur MBG, dan seluruh tenaga kerjanya berasal dari Bangka Selatan, khususnya Toboali,” ujar Ali.
Program MBG di Toboali juga menyasar siswa di SMP Negeri 5 Toboali, SD Negeri 3 Toboali, dan SD Bukit Permai, sehingga pemerataan gizi bagi anak usia sekolah dapat lebih optimal. Ali berharap peningkatan kapasitas distribusi ini memberi dampak positif bagi kesehatan, perekonomian lokal, dan pemenuhan gizi anak-anak.
Saat ini, satu dapur MBG SPPG Toboali mempekerjakan sekitar lima tenaga kerja, mulai dari kepala dapur, ahli gizi, akuntan, chef, hingga petugas distribusi seluruhnya berasal dari Bangka Selatan.
Ali juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan mitra BGN. Dukungan tersebut meliputi pendampingan proses persiapan, sertifikasi halal, penerbitan dokumen SLHS, hingga pengawasan agar penyaluran MBG berlangsung sesuai prosedur dan regulasi.
Dengan peningkatan kapasitas penyaluran hingga 2.500 porsi, SPPG Angsana Toboali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses makanan bergizi bagi para pelajar di Bangka Selatan.










