TVRINews, Jambi
Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Sarolangun disebabkan oleh Pendangkalan Sungai. Ketika hujan deras, sungai tidak mampu menampung aliran air.
”Banjir yang terjadi di Kabupaten Sarolangun dalam sepekan terakhir disebabkan Pendangkalan Sungai. Pendangkalan Sungai Batang Asai, Batang Limun, Batang Limbur Merangin, dan Sungai Batang Merangin yang bermuara ke Sungai Batanghari bukan tanpa sebab.” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sarolangun Yen Aswadi, Jumat, 7 Maret 2025.
Yen menambahkan, aktivitas peti yang bebas beroperasi di Hulu Sungai menyebabkan material limbah berupa lumpur mempercepat proses pendangkalan Sungai.
Meski banjir terus meluas ke sejumlah Kecamatan, namun pihaknya belum menaikan status kebencanaan. Saat ini, Status Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Sarolangun masih berada pada Siaga Bencana.
Yen menjelaskan, pihaknya saat ini telah melakukan Mitigasi Bencana sebagai upaya untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan bencana alam. Penanganan bencana dapat dilakukan melalui empat tahapan, yakni Mitigasi, Kesiapan, Tanggapan, dan Penormalan Kembali.










