TVRINews, Sultra
Pemerintah terus mengupayakan stabilitas ekonomi warga melalui pembentukan koperasi Merah Putih. Dalam 47 hari ke depan, sebanyak 80 ribu koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh Nusantara akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Untuk melihat langsung progres pembentukan koperasi di daerah, Menteri dan Wakil Menteri Desa Republik Indonesia mengunjungi Provinsi Sulawesi Tenggara.
Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Kendari, meninjau langsung Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Kadia, Kota Kendari. Kunjungan ini bertujuan menyampaikan petunjuk teknis serta mengevaluasi sejauh mana pembentukan koperasi telah berjalan.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Kendari memperkenalkan inovasi berupa penerbitan kartu Tap NFC RF ID untuk anggota koperasi yang telah terdaftar. Kartu ini memungkinkan anggota menyimpan saldo simpanan serta melakukan transaksi melalui mesin NFC RF ID milik koperasi.
Tak hanya itu, Pemkot Kendari juga bekerja sama dengan Islamic Micro Finance Amanah Sultra (IMF Amanah Sultra) untuk mengembangkan sistem bernama Sispro dan meluncurkan aplikasi mobile banking yang terhubung langsung dengan kartu NFC RF ID tersebut.
“Inovasi kartu NFC yang terhubung dengan mobile banking khusus koperasi bisa menarik minat warga untuk menjalankan koperasi kelurahan dengan baik,” ujar Ahmad Riza Patria, dikutip Minggu, 25 Mei 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Kendari, Syarifuddin, mengatakan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kadia dijadikan koperasi percontohan bagi kelurahan lain di Kota Kendari.
Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu.
Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Poldasu Tangkap Dua Pelaku Pembacokan Jaksa










