TVRINews, Sulsel
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lau menggelar study tour ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Bulu Balea, Malino, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini diikuti oleh para petani binaan dan difokuskan pada pembelajaran sistem pertanian sayuran di wilayah dataran tinggi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program rutin penyuluhan yang biasanya dilaksanakan setiap bulan. Namun, kunjungan ke Malino menjadi yang pertama kali dilakukan dan menjadi langkah awal untuk menggali potensi pertanian hortikultura di Kecamatan Lau.
Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Lau, Wahida, mengungkapkan bahwa meskipun kondisi iklim dan cuaca di Kecamatan Lau berbeda dengan Malino, para petani tetap berupaya mencari inovasi agar budidaya sayuran bisa dikembangkan di wilayahnya.
“Salah satu upaya yang sedang kami pelajari adalah penerapan sistem green house dan pertanian hortikultura yang memungkinkan tanaman sayuran tetap tumbuh meski di kondisi iklim Lau. Namun, saat ini hal tersebut baru bisa kami lakukan saat musim hujan tiba,” jelas Wahida, dikutip Senin, 22 September 2025.
Wahida menambahkan, pengetahuan yang diperoleh dari P4S Bulu Balea diharapkan bisa menjadi inspirasi dan diterapkan secara adaptif di Lau. Tujuannya agar petani tidak hanya bergantung pada tanaman padi, tetapi juga mulai mengembangkan komoditas lain seperti sayuran.










