TVRINews, Tasikmalaya
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyalurkan bantuan 220 unit becak listrik kepada pengayuh becak lanjut usia. Bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 9 September 2026.
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
Salah satu sasaran utama program ini adalah pengayuh becak berusia 55 tahun ke atas serta masyarakat yang berada dalam kelompok ekonomi bawah.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. Sebelum menerima unit, para penerima juga sudah mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan dan perawatan becak listrik,” ujar Asep.
Menurut Asep, Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya juga dilibatkan dalam proses pendataan dan penentuan calon penerima berdasarkan skala prioritas.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menilai program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga di usia lanjut.
“Bantuan 220 unit becak listrik ini tentu menjadi keberkahan bagi masyarakat Tasikmalaya. Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan Yayasan GSN yang telah ikut membantu masyarakat,” kata Cecep.
Cecep berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi beban para pengayuh becak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, menjelaskan program becak listrik memang ditujukan bagi pengayuh becak senior yang masih aktif bekerja.
“Program ini ditujukan untuk meringankan beban para pengayuh becak yang berusia 55 tahun ke atas, tetapi masih memiliki semangat bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” jelas Firman.
Selain menyerahkan kendaraan, Yayasan GSN juga menyiapkan dukungan teknis bagi penerima bantuan. Mekanik disiapkan untuk membantu apabila terjadi kendala dalam penggunaan becak listrik di lapangan. Setiap unit juga dilengkapi garansi resmi selama satu tahun.
“Kalau ada kendala teknis di lapangan, mekanik kami akan membantu. Becak listrik ini juga mendapatkan garansi resmi selama satu tahun,” pungkas Firman.
Program bantuan becak listrik tersebut diharapkan dapat membantu pengayuh becak senior tetap produktif sekaligus mengurangi beban fisik saat bekerja.










