TVRINews, Sulawesi Utara
Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLHK) memiliki berbagai program yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam. Program-program ini mencakup pengelolaan hutan, pengendalian pencemaran, pengendalian perubahan iklim, dan perhutanan sosial. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan mengoptimalkan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dengan mengajak seluruh masyarakat menyadari bahwa sampah memiliki nilai ekonomis.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan, Roy Sumangkut, menegaskan sekaligus mengajak masyarakat untuk memahami bahwa sampah memiliki nilai dan arti. Masyakarat diajak untuk membiasakan memilah jenis-jenis sampah yang ada nilai ekonomisnya. Selain menjaga kebersihan lingkungan, sampah dapat memberi nilai pada kehidupan sehari-hari. Di sejumlah desa dan kelurahan sudah memiliki bank sampah. Terlebih pemkab minsel saat ini sudah memiliki Gedung pusat daur ulang.
“Masyarakat kami ajak untuk mengoptimalisasikan pusat daur ulang sehingga sampah tidak hanya menjadi masalah melainkan tambahan pendapatan ekonomi bagi setiap masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan,” ucap Roy Sumangkut.
Dalam rangkaian kegiatan hari lingkungan hidup sedunia, Dinas Lingkungan Hidup Minahasa Selatan mengadakan upacara bersama instansi lainnya dan melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan di sekitar gedung pusat daur ulang serta menanam bibit pohon.










